Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

Pertemuan ipas ke 42 Arus Bolak Balik.

  Alternating Current ( AC ). Arus bolak-balik ( Alternating Current ) adalah arus yang nilai dan arahnya berubah – ubah   pada interval waktu secara teratur . Penggunaan arus AC yaitu listrik yang dialirkan ke rumah dari PLN ( Perusahaan Listrik Negara ). Arus AC dihasilkan dari generator AC, dimana o utput dari generator AC adalah sinusoidal . Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 41 Daya Listrik, Spesifik Peralatan Listrik dan Energi Listrik.

Gambar
  Daya listrik Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 40 Alat Ukur Listrik, GGL dan Susunan Sumber Tegangan.

Gambar
  Alat Ukur Listrik. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 39 Rangkaian Listrik.

  Rangkaian listrik adalah susunan komponen kelistrikan yang terhubung secara teratur mulai dari sumber listrik sampai ke beban. Berdasarkan kompleksitas ada 2 ( dua ) rangkaian listrik yaitu : 1.     Rangkaian listrik sederhana. 2.     Rangkaian listrik majemuk. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 38 Susunan Hambatan Listrik.

Pada Susunan Hambatan listrik yang akan dipelajari : 1.     Susunan seri. 2.     Susunan paralel. 3.     Susunan majemuk ( seri dan paralel ). 4.     Jembatan Wheatstone. 5.     Bantalan Jembatan Wheatstone Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar.   Klik Disini

Pertemuan ipas ke 37 Arus Listrik, Hambatan Listrik dan Listrik Arus Searah.

  Arus Listrik. Arus listrik adalah gerakan muatan – muatan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Pergerakan muatan – muatan listrik tersebut disebabkan oleh perbedaan potensial listrik atau tegangan listrik. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 36 Gabungan Kapasitor dan Energi Pada Kapasitor.

  Gabungan Kapasitor. Gabungan kapasitor adalah menggabungkan dua atau lebih kapasitor yang bernilai sama atau berbeda secara seri, paralel atau gabungan seri dan paralel untuk mendapatkan nilai kapasitor yang diinginkan. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 35 Listrik Statis.

  Listrik statis adalah listrik hasil dari ketidakseimbangan antara muatan negatif ( - ) dan muatan positif ( + ) pada suatu benda. K etidakseimbangan antara muatan dapat di buatnya dengan gesekan , melalui gesekan muatan pada bahan akan terusik. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 34 Siklus Mesin Carnot dan Pendingin Carnot.

  SIKLUS MESIN CARNOT Siklus mesin carnot merupakan siklus teoritik, yang mendasari siklus motor bakar, mesin diesel dan mesin uap. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 33 Termodinamika.

  Proses Keadaan Gas. Ada 4 ( empat ) proses keadaan gas, yaitu : 1.     Isotermik 2.     Isokhorik 3.     Isobarik 4.     Adiabatik Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 32 Kalori, Kalorimeter dan Perpindahan Kalor.

  K alor adalah panas , dan p anas merupakan sebuah energi . Lambang kalor yaitu Q , kepanjangan dari Quantity of heat . Quantity of heat atau jumlah panas t ergantung jumlah m assa ( m ) , ka lor jenis benda ( c ) dan P erubahan suhu ( ∆T ). Salah satu ilmuwan yang pertama kali meneliti tentang kalor yaitu Joseph Black   (16 April 1728 – 6 Desember 1799 ). Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 31 Fluida Dinamis.

  Penguraian arti kata fluida dinamis yaitu terdiri dari 2 ( dua ) kata, diantaranya :   Fluida yang artinya zat cair, dan dinamis yang artinya bergerak. Sehingga definisi fluida dinamis adalah teori yang membahas fluida bergerak. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 30 Fluida Statis.

  Fluida statis adalah teori yang membahas fluida diam, materi yang dibahas pada fluida statis : 1.     Tekanan Hidrostatis. 2.     Bejana Berhubungan. 3.     Hukum Pascal. 4.     Hukum Archimedes. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Tekanan Hidrostatis dan Bejana Berhubungan. Klik Disini Hukum Pascal dan Hukum Archimedes. Klik Disini Asesmen. Tekanan Hidrostatis dan Bejana Berhubungan. Klik Disini Hukum Pascal dan Hukum Archimedes. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 29 Gaya, Usaha dan Energi.

  Gaya ( Force ). Dalam fisika, gaya dilambangkan dengan   F   merupakan kepanjangan dari Force   yang berarti " memaksa ", maksudnya memaksa benda untuk bergerak. Pada keadaan diam, dimana benda tidak diberikan pengaruh atau paksaan dari luar maka benda akan tetap diam ( Hukum I Newton ). Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 28 Gravitasi.

  Gravitasi adalah gaya tarik menarik antara dua partikel massa yang   ada di jagat raya . Bukti adanya gravitasi sangat jelas dapat dilihat,contohnya suatu benda yang jatuh. Tentunya benda yang jatuh itu kebumi tidak kelangit . Fenomena inilah yang mengilhami Newton menemukan gravitasi yang selanjutnya dikenal dengan Hukum Newton Gravitasi. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 27 Getaran.

  Getaran adalah gerak bolak - balik disekitar titik tertentu. Getaran disebabkan karena adanya gaya yang bekerja pada benda tersebut, yang besarnya berbanding lurus dengan simpangan getaran, dan arahnya selalu menuju pada kedudukan keseimbangan. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 26 Gaya Gesek.

  Gaya gesek adalah gaya kontak dua permukaan benda yang saling bersinggungan. Contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari - hari cukup banyak, salah satunya yaitu rem pada motor atau mobil. Pada proses pengereman kanvas akan bergesekan dengan tromol pada saat dilakukan pengereman. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 25 Pemindah Gerak Melingkar.

  Pemindahan gerak melingkar adalah memindahkan gerak antara dua atau lebih gerak putar . Tujuan pemindahan gerak melingkar yaitu untuk memindahkan kecepatan linear dan kecepatan anguler sehingga didapatkan kecepatan linear dan kecepatan anguler yang diinginkan. Dua buah atau lebih gerak melingkar dapat dipindahkan dengan tiga cara yaitu : a)     Dengan menggunakan fan belt. b)     Dengan menggunakan rantai. c)      Kontak gear secara langsung.   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 24 Gaya Pegas dan Modulus Elastisitas.

  HUKUM HOOKE. Hooke mengemukakan :           " Jika pada sebuah pegas diberikan gaya maka pegas tersebut akan mengalami pertambahan panjang sebanding dengan gaya yang diberikan ".   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 23 Penerapan Hukum – Hukum Newton.

  Permasalahan gerak benda misalkan mencari resultan gaya,   mencari gaya normal, mencari percepatan benda, mencari perpindahan benda dan mencari arah vektor gaya. Dalam penyelesaiannya   memerlukan Hukum Newton sebagai rumusan dasar. Terdapat beberapa contoh penerapan Hukum Newton, diantaranya : 1.     Gerak benda pada bidang datar. 2.     Gerak benda pada bidang miring yang licin. 3.     Gerak benda pada bidang datar yang dihubungkan dengan tali. 4.     Gerak benda yang dihubungkan dengan tali melalui sebuah katrol. 5.     Lift pengangkat barang atau penumpang.   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 22 Dinamika Gerak.

  Dinamika gerak adalah ilmu yang mempelajari gerak dan perubahan gerak suatu benda dengan memperhatikan sebab - sebab dari gerak tersebut. Ilmuwan yang konsen pada dinamika gerak adalah Sir Isaac Newton ( 1642 - 1727 ). Beliau terkenal dengan tiga hukum gerak yang dikemukakannya : 1.     Hukum I Newton 2.     Hukum II Newton 3.     Hukum III Newton Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 21 Kinematika.

  Kinematika adalah ilmu yang mempelajari gerak dan perubahan gerak benda tanpa meninjau penyebabnya.   Jarak. Jarak adalah ukuran panjang lintasan benda dari titik acuan. Perpindahan. Perpindahan merupakan perubahan kedudukan benda dihitung dari kedudukan awal benda dan kedudukan akhir benda. Yang menjadi ukuran perpindahan adalah kedudukan akhir benda terhadap posisi awal. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 20 Konversi Satuan.

  Konversi satuan adalah perubahan satuan dari satu sistem satuan,   kesistem satuan yang lain. Ada 3 ( tiga ) sistem satuan yaitu : 1)     Sistem Standar Internasional atau dikenal sebagai sistem SI 2)     Sistem Centimeter Gram Second atau dikenal dengan sistem cgs 3)     Sistem Inggris   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 19 Angka Penting.

  Pada saat melakukan pengukuran dengan dua alat ukur yang memiliki tingkat ketelitian berbeda maka akan didapatkan hasil pengukuran yang berbeda. Alat ukur yang memiliki tingkat ketelitian yang sangat baik, akan menunjukan angka taksiran yang lebih banyak. Angka - angka hasil pengukuran, baik angka pasti maupun angka taksiran disebut angka penting. Untuk mengetahui berapa banyaknya angka penting dari hasil pengukuran, kita dapat mengetahuinya berdasarkan patokan atau ketentuan angka penting.   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 18 Pengukuran.

  Pengukuran adalah proses, cara atau perbuatan mengukur. Mengukur adalah membandingkan suatu besaran yang di ukur terhadap besaran standar dengan menggunakan   alat ukur. Alat ukur adalah perkakas terstandar untuk digunakan dalam mengukur.   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 17 Besaran Vektor dan Besaran Skalar.

  Bila ditinjau dari nilai dan arah sebuah besaran, maka dikenal dua besaran yaitu besaran vektor dan besaran skalar. Besaran Vektor. Adalah besaran yang selain memiliki besaran atau nilai juga mempunyai arah, misalnya : kecepatan, percepatan, gaya, momentum, momen gaya, medan listrik, medan magnet dan sebagainya. Besaran Skalar. Besaran Skalar adalah besaran yang hanya mempunyai besaran atau nilai saja, misalnya : panjang, waktu, massa, volume, kelajuan, energi, daya, suhu, potensial listrik dan sebagainya. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini   ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 16 Besaran dan Satuan.

  Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dihitung. Satuan adalah standar acuan sebuah besaran. Besaran ada dua yaitu Besaran pokok dan Besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya sudah ditetapkan terlebih dahulu. Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok.   Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 15 Suhu dan Konversi Skala Suhu.

  Suhu atau secara teknik biasa disebut dengan temperatur, tidak dapat terlihat namun dapat dirasakan, Suhu dapat dirasakan karena adanya reseptor panas dan dingin yang terdapat pada permukaan kulit manusia. Baca selengkapnya pada link dibawah ini : Klik Disini Asesmen. Klik Disini ATP. Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini

Pertemuan ipas ke 14 Pencemaran Tanah, Udara, Perubahan Iklim dan Pemanasan Global.

Gambar
  ATP Klik Disini Modul Ajar. Klik Disini Asesmen. Klik Disini